Jumat, 07 Januari 2011

Demi membela Bos


Kisah ini terjadi tadi pagi hari jum'at kliwon,7 januari 2011 kurang lebih sekitar jam 08.30.

Hari ini saya berangkat lebih awal 10 menit dari biasanya dikarenakan hujan,ditempat kerjaku jika terlambat satu detik pun maka akan dipotong Rp.10.000 setiap terlambat jadi saya bisa memperlambat kecepatan motorku, saya berangkat pake sepeda motor merek Honda. Dan alkhamdulillah saya datang ditempatkerjaku jam 07.20 jadi saya gak terlambat gak dipotong Rp. 10.000 (Heeeeeeeeee)
Hari ini agak beda dari hari biasanya, mungkin karena hujan yah(Sok tahu.....)
Dari kejauhan, pas masuk gang tempatku kerja, terlihat semua karyawan kok pada didepan semua gak pada didalam, ada apa ini?
Setelah nyampe depan kantor, ohhhhhh ternyata mobil bosku gak ada ditempat biasanya (Garasinya) pantesan aja . Pikirku , berarti aku bisa leha-leha seharian
heeeeeee
eh, tak lama kemudian ada suara mobil datang, ternyata bosku datang.
saya tidak tahu dari mana bosku pergi, aku gak mau tahu mo pergi kemana, dan dari mana.
Tumben yah jam 08.00 tukang sayur belum datang, kata pembantu bosku
"hujan kali mbak" jawabku sambil lihat jam. Pembantu itu pun langsung masuk kembali.
Jam 08.30 semua supir dikumpulkan guna breefing sebelum berangkat dari bos, belum lama breefing dimulai sekitar 5 menit satpam masuk minta kunci mobil avanza(Mobil bosku) yang nutupin jalan karena ada mobil mau lewat, belum sempet temenku ngasih kunci ke satpam, bosku bilang "Pak, mobilnya suruh muter aja jangan lewat sini" kata bosku
Satpam pun langsung menghampiri supir yang mo lewat. Tapi tak diduga tak disangka sang supir marah, tidak terima dengan perlakuan sang satpam karna harus putar balik untuk mencapai tujuan yang dia maksud. Dia langsung turun mencaci, mengancam, menantang bahkan yang tidak disangka yaitu sampai ada acara pemukulan segala.
Semua karyawan pada keluar untuk meredam emosi diantara mereka. Untungnya ada polisi yang datang untuk menengahinya, jadi keributan tidak berlanjut walaupun disalah satu pihak masih ada emosi, tapi setidaknya keributan tidak berkepanjangan
Terimakasih pak polisi
Semoga ini pelajaran bagi saya, karyawan yang lain dan bosku
Mudah-mudahan kejadian ini kejadian yang pertama dan yang terakhir bagi saya dan karyawan yang lain
dan untuk bosku, jangan se'enaknya aja yah
ini bukan jalan pribadi tapi jalan umum, biarlah mereka lewat semau dia. Anda boleh saja memprotes, bahwa mobil proyek tidak boleh lewat depan rumah tapi jangan seenaknya naruh mobil di jalan.
Semoga bosku mengerti dan mau mengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalin pesan

 
Terimakasih Atas Kunjungan Anda